Dua Hari Menjelang Lahir Lahirmu

Rabu, 25 Agustus 2021

Bestie is a family that you choose. 

Aku ga choosing-choosing kamu banget sih, karena yaudah kalo choosing aku WA, kalo lagi males yaudah ga tak WA atau ga maen. Ya kan? Jadi ya ga segitunya yang choosing-choosing banget, males banget ihhh bayangin kamu GR abis karena aku segininya huhuhu. HAHA. Menyebalkan. 

But, I miss you. I miss you every night, I miss you every morning, I miss you every weekend, I miss you!  HUUUUUFFFF! 

Kemaren Tsutsu ke rumah, 40 harianmu, terus haha dia bilang “Bun, Inara sumpah Bomby banget!” Haha nyebeliiiinn. Bawel haha semaunya sendiri. Persis. And It’s make me more more and more sad, to see Alie adalah aku, dan Inara adalah Kamu. Melihat kita berdua bermain rasanya, tapi aku sendiri, kamu udah nggak ada. 

Membayangkan gimana rasanya membesarkan mereka berdua tanpa kamu, nantinya mereka dewasa jadi anak gadis, punya pasangan, punya anak, someday, melewati ulang tahun mereka setiap tahunnya, tanpa kamu. 

Setengah hidup yang aku habisin sama kamu kayaknya kita selalu membayangkan wah seru ya nanti bakalan bareng apa apa, ulang tahunku yang jadi tanggal nikahmu, anak-anak yang samaan umurnya. Liat orang-orang yang masih bersahabat sampe tua. Astaga! Why me sih ya yang harus ngalamin ini? Huh! Hah! 

Lima puluh hari tanpa kamu video call aja, rasanya sepiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiii banget. Tanpa ban bun ban bun. Tanpa kamu pasti ada yang mbok rempongin. Aku udah cukup belom sih selama ini mbok repotinnya? Kok udahan? Padahal ya sebenernya aku selalu ngrasa ribet tiap kamu minta bakpia haha tapi ya tetep tak lakuin dengan sebel-sebel. Atau ngaturin ini itu, mesenin, nanyain ini itu buat kamu, yang aku sebenernya sampe hari ini masih bertanya-tanya, kamu sebenernya bisa nglakuin itu semua sendiri, kenapa sih lewat aku? Haha. 

Bahkan yang terakhir ya, aku belom sempet nanya, ngurus foto keluarga aja, aku yang nyari dan ngaturin semuanya. Dan ternyata… alhamdullillah karena ada sesi foto itu, ada satu foto kamu sendiri yang justru jadi kenangan banget sekarang dipakai di mana-mana. 

Pandemi kemaren, bahkan kesulitanku beberapa bulan, terselesaikan dengan satu video call “Yuk Alie bowling sama Manda!”. Padahal aku mikir jalan keluarnya sampe dua bulan. Karena waktu itu kamu lagi sibuk sama Mamah. Alie missing you so much Manda. Kapan ya, dia bangun tengah malem terus nangis kayak orang gede, kayaknya mimpi atau ngigau, tapi dia nangis kenceng “Manda udah ga ada, Mamah, Alie kangen sama Manda”. Terus aku tenangin dan dia tidur lagi. Rasanya haduh duh menyayat hati sekali Manda. 

Kenapa ya Manda? Kenapa ya jalanNYA kayak gini. Terlintas mikirin aku ga ya kamu di hari itu? Kepikiran ga? Mikirin apa ya? Rasanya gimana ya? Gimana di atas sana? Mau cerita apa? Aku bertanya semua hal yang aneh-aneh selama ini. Bahkan mungkin kita masih lama akan ketemu. Apa kita masih bisa ketemu? Apa kamu ga mau tau aku gimana, anak-anak? Apa kamu selalu liat kami dari atas sana? Semoga ya selalu liat betapa kami mampu kok insyaAllah melewati ini semua. Apa kamu liat aku sekarang ga bisa tidur jam 12-jam3? Ga banget, mana pernah aku ga bisa tidur. HAHA. Pernah ding sekali, malem sebelum ulang tahun Alie, waktu dia bilang sakit. Udah. HAHA. Sisanya Indah Bachti rekor membuat aku tidak bisa tidur! 

HAHA. Sepertinya sudah cukup, karena ya kadang aku ngerti ini perjalanan hidupku, kadang-kadang ya selalu ngerti, Cuma duh kenapa begini banget ya. HAHAHA. Tapi yaudah baik-baik aja kok. InsyaAllah. 

Heh! Besok kamu ulang tahun. Padahal ya kan, aku jarang / ga pernah dateng, paling kirim kue. HAHA. Sekarang ya aku jadi sering ke rumah, dan rasanya di perjalanan itu, duh.. duh..  duh… Ga bisa diungkapkan. Orang ternyebelin dan rempong yang pernah kukenal. HAHA. Ga pernah kebayang sama sekali dalam hidupku, nganterin kamu kemaren. Ga pernah. Itu yang aku sesali. Dari semua hal yang kita bicarakan, sama sekali, kita nggak pernah bahas, kalau kita saling meninggalkan. Ya kan? 

Baik-baik ya di sana, liat kami dari sana. Betapa secinta itu kami sama kamu (yang nyebelin HAHA), dan berbanggalah, sumpah pasti kamu seneng sih sebenernya kami begini banget. EEEERRRRR. Haha. 

Semoga semua yang terbaik ya, selamat sudah lulus. Kami mungkin masih perlu remedial terus jadi ga dilulus-lulusin. Huff. 

Till we meet again!

Sayangi dirimu sendiri

Jumat, 06 Agustus 2021

Banyak orang yang bingung jaman sekarang, haha banyak atau sebenernya aku aja ya hihi. No no, disclaimer ya ini menurutku. Bingung akan hidup yang mereka jalani. Bisa jadi salah satunya adalah social media. Terpapar kehidupan yang dijalani banyak orang itu ada positif dan negatifnya. Positifnya, good banget pemikiranmu expanding, ga kuper, ga kudet, karena banyak banget insight yang bisa kamu dapatkan dari seluruh dunia. EA! Negatif karena, yes, kebanyakan dari kita ini masih berproses kan ya menemukan jati diri, menemukan siapa sih kita, path apa yang akan kita pilih, bagaimana kita ingin dikenal, dan somehow dalam proses pencarian itu, kebanyakan informasi, kebanyakan contoh, juga ga baik. Kita kehabisan waktu untuk menelaah semua hal! Milenial banget deh. 

Itu baru dari satu sisi ya, belum lagi tekanan, tekanan yang kamu ciptakan sendiri, untuk dirimu sendiri, haha lucu kan, karena ya itu, proses membanding-bandingkan kehidupan. Jadi kamu nemu sendiri, menelaah sendiri, dan membandingkan sendiri. Duh lha muter semua ga sih kalo gitu di kepalamu sendiri. Ya bagus kalo kamu enjoy, masalahnya kalau terus kamu ga happy dan bingung sendiri, buat apa coba? 

Oke balik ke kebingungan ini. Banyak orang yang apa ya, misal nih hidupnya berada di track yang bener, pengen sekolah dan dapet beasiswa, dan ketika mereka dapet terus ada aja masalah lainnya. DUH AH. Jadi sebenarnya, udah tau belum sih yang mau dicari apa? Kok ya kayaknya, cari ini, udah dapet ini, malah mengeluhkan itu, ganti terus. Akhirnya yaitu, aku menemukan bahwa, orang-orang bingung ini apa ya karena nggak ngerti sebenernya nyari apa, menjalani apa. Ya even ga ilmiah ya, menyebutkan kata banyak, karena ga melalui research, tp udah kesebut banyak. Wkwk feeling aja sih yaa. 

Jadi kadang gini, orang yang terlihat misal oh cita-citanya ini, oh sudah di sana, atau orang yang tidak menjalani cobaan yang sedang kita jalani, beda gitu maksudnya, ternyata kemudian punya keluhan lain, terus kapan sih ya kehidupan ini akan menjadi damai dengan cita-cita yang tercapai, contained and composed. Bahagia, karena apa yang diinginkan akhirnya terwujud. 

Well tapi gini, ada juga yang bilang bahwa manusia itu evolved, cita-cita keinginan itu berubah kalo tercapai, dan ya ada bagusnya sih jadi udah dapet a, terus ke b, c, d, e, yes sepakat banget sama hal itu. Tapi yang aku bahas adalah, living the momentnya, bersyukur atas apa yang kamu dapat, inget akan hal-hal yang kamu inginkan, kamu dambakan, kamu doakan, dan kamu perjuangkan. Jadi bisa lebih lama gitu kayaknya mensyukuri, menikmati hal yang kamu dapatkan, sebelum misal pindah ke b, c, d. Dan atau mengeluhkan a. "Duh ternyata ya...". Yaampun. 

Nah jadi ya, karena yaitulah setiap manusia berbeda, benar-benar berbeda, dan sebenernya kita ga tau pikiran yang terbuka, terbuka, takdir yang terbuka, itu bisa datang dari mana saja. Ya kan? Sehingga.. please banget, sayangi diri sendiri, kasih waktu sama diri sendiri, untuk kenal sama diri sendiri, invest yang banyak untuk diri sendiri, self care, banyak resources yang harus diluangkan dan dihabiskan untuk diri sendiri, uang, tenaga, dan pikiran, untuk siapa, untuk dirimu sendiri, untuk mengenal dirimu sendiri. Karena ya kamu lah yang akan selalu bersama dirimu sendiri, dari lahir sampai nanti ajal menjemput. 

Coba define, siapa dirimu, apa yang mau kamu lakukan, apa yang kamu lakukan, then go for it, bukan karena duniamu melakukan hal yang itu, lantas kamu juga harus menjadi itu. Tanya coba : apa iya kamu pengen menikah, apa iya kamu pengen sekolah, apa iya kamu pengen rumah, dan lain sebagainya. Dan it's really okay.. untuk be authentic! Menjadi diri sendiri. Wong kita ga berkompetisi juga sama mereka. Be happy at the moment. 

Yes itu butuh fokus, fokus untuk istiqomah sama dirimu sendiri, konsisten, komitmen, untuk do your best, dan tenang damai mengontrol apa yang bisa kamu kontrol, menemukan apa yang bener-bener kamu pengen, menjalani dengan baik, dan berbahagia dengan rejeki umur yang masih ada untuk hidup ini. Ya kan ya kan? 

Semangat yuk semangat mencintai diri sendiri. Badai akan terus datang silih berganti, bermacam-macam, dan pasti semakin kuat. Perjalanan kehidupan ini tidaklah mudah dan tidak pula ringan. Tapi aku ingin memeluk semua jiwa yang sedang berjuang, kamu tidak sendiri. Bahagia ya! Jadi orang yang baik dan jangan nyusahin orang. Dan terutama, cintai dirimu sendiri, karena dirimulah yang terpenting dan tercinta dalam hidupmu ini. Cheers! 

#KERJABERSAMA

Selasa, 17 Maret 2020

Hai! 
Ini postingan iseng banget sih ya astaga. 
Sambil Work From Home karena COVID-19 di Indonesia. 
Sambil ngerjain beberapa Report buat kantor. 
Lalu kemudian saya kepikiran ini, yaudahlah tulis aja. 
Duh malah ngelantur haha.
Saya sebenernya kepikiran banget bikin konten tentang Kolaborasi, sampe dibela-belain beli buku HBR nya dong, yang mana hampir setengah juta! Duh. Saking gemesnya di tempat kerja saya, subhanallah susah banget itu dilaksanakan. Tapi ya ga usah heran, mungkin iya ya, makanya ga maju-maju, wong maju itu butuh kerja sama. 
Nah nah nah, dalam bekerja, terkadang kita itu beda-beda prinsipnya, beda-beda style nya, kalo saya termasuk yang rempong, kalo disuruh duduk fokus ngerjain laporan saya nggak bisa dan saya lebih suka kolaborasi, kolaborasi loh, bukan nyuruh-nyuruh, kenapa gitu?
Mungkin basic-nya, saya ini kan suka ngajar ya, suka berbagi, makanya saya seneng ceramah dan ngasih tau, haha, padahal ketika ngomongin detail kerjaan dan progress nya kalo mana-mana yang jadi bagian saya, suka glagepan sendiri, haha. Gitu tuh kalo anak ID yang ekstrovert, ketemu anak SC yang introvert. Die! Nah tapi, terkadang belum tentu kualitas kita itu lebih jelek, atau bahkan lebih bagus, nah hal-hal itu kemudian membuat kita tu sukanya bikin apa-apa sendiri, yaiyalah kalo kolaborasi, akhirnya toh kita jadi benerin lebih banyak, ngerjain lebih banyak, dan sebenernya sama aja juga ngerjain 100%, bedanya cuma ga ditambah drama kolaborasi yang emang menyita energi. 
Tapi temen-temen tau nggak sih, kalo itu namanya pembelajaran. Pembelajaran itu mendorong kita memberdayakan orang lain juga. Bukan memperdaya ya! Misal nih kita itu ngerjain apa-apa sendiri, dan merasa lebih baik dari orang lain, misal ya, terus kapan orang lain tau mana yang lebih bagus atau mana yang bener atau kurangnya di mana. Bantu dong orang lain buat improve juga, ini beda cerita kalo kemudian orangnya kurang ajar ya, gaplok aja. 
Atau nih misal, kita yang diajak kerja bareng, apa ya kita kalo ga bareng, bisa dapet kesempatan untuk belajar hal-hal yang diajak sama temen kita itu? Enggak kan? Jadi hargailah #KERJABERSAMA ini. Tidak mau berkolaborasi itu budaya yang mengakar dan aku bilang ga bagus. Kolaborasi, Komunikasi, Koordinasi Shay! Improve diri kita. Dengan #KERJABERSAMA itu nggak membuat kita makin #GBLK kok, atau makin ga keren, kalo kemudian temen kita lebih oke, good, masih buanyak ilmu lain di dunia ini, tenang sahaja. Coba-coba, pikirkan kalau ya kalau kolaborasi itu bisa tercipta dengan #KERJABERSAMA, berapa banyak coba hal baik yang bisa kita hasilkan, manfaat yang bisa kita terima. Berapa cepat kemudian tujuan kita tercapai untuk perbaikan bersama. 
Oke jadi kalau sampai sekarang, kalian belum #KERJABERSAMA yuk mari dimulai, mulai ngobrol-ngobrol, komunikasi, mulai kolaborasi, mulai koordinasi. Mulai dari kamu deh, buat dunia lebih menyenangkan. Improve diri sendiri, Berdayakan orang lain!


Loves! 
DANIA
Jangan takut melakukan hal yang nggak biasa, tapi bener. Beranilah! 
Kayak Alie yang setiap hari dan setiap saat selalu bilang "Mama Berani, Alie Berani!"
See? Aku tu emang ga bisa nulis-nulis pake teori ala-ala terrnyata hihi. Untung blog, coba bahasanya majalah tempo, judulnya jadi Koordinasi di Tengah Rantai Birokrasi yang Bikin Mau Mati.
See? Hidup di 2020 itu nggak semakin mudah, never. Udah ga semakin mudah, ditambah ga seneng, buat apa? Jadi baik itu mudah kok. 
#KINDLESS IS TIMELESS#

Grateful Notes During Pregnancy

Minggu, 09 September 2018

Hay!

Hay hay halo! Senang sekali bisa menulis lagi, kenapa minggu lalu ga nulis aja ya, kisah kegalauan yang berakhir dengan kehidupan tidak baik seminggu kemarin, haha, si Nyonya Hamil lagi sensi parah, semua menjadi korban. Hahaha. Maapkeun. InsyaAllah minggu ini sudah baik kok. Kuncinya tiga : Bersyukur, Wudhu, dan Sholat. :) Magic words banget kan? 


Postingan kali ini adalah postingan grateful notes untuk diri sendiri dan Alie. :) harusnya ditulis aja di diary biasa ya, lha berhubung diary ditinggal semua di Jakarta, disini ajalah ya. Selama ini ya saya bersyukur-bersyukur aja sebenernya hidupnya, cuma entah kenapa kayaknya empati tetep kurang, bisa jadi karena saya mikir semua orang mungkin mirip sama saya, atau banyak orang yang kayaknya lebih-lebih dari saya, padahal banyak juga kan yang kurang. Untuk itu saya ingin berterima kasih dengan hidup ini, dan pencipta saya, Allah SWT.

Untuk kehamilan yang menyenangkan ini, 3-16weeks yang muntah, lemesh luar biasa, tapi saya baru bener-bener sadar bawa bayi saya mulai besar itu di 34weeks, jadi sebelumnya ya saya makan enak, tidur enak, bahkan sampai sekarang 38weeks, saya sama sekali enggak ada gangguan tidur, backpain, bengkak, semuanya nyaman. Alhamdullilah.

Untuk support yang banyak sekali. Love love love! Untuk semua yang udah bantu banget selama proses skripsian saya, banyak banget kemudahan, jadi Alie lahir, saya juga udah sarjana. Bareng! Alhamdullilah.

Prenatal Yoga

Rabu, 06 September 2017

Hai!

Kali ini saya mau share tentang Prenatal Yoga yang saya lakukan di Trimester Tiga kehamilan. Hahaha. Parah banget baru mulai di trimester tiga, ya apa daya, skripsi saya bener-bener menyita waktu, tenaga, dan pikiran, padahal setelah sekarang semuanya selesai, saya jadi mikir, bisa jadi kalo waktu itu saya tetep yoga pasti badan dan pikiran saya lebih segar. Hahah yoweslah ya.. Oke! I'm supposed to share semuanya nih ya, cuma berhubung saya nggak foto-foto di tempat yoga, jadi yaudah saya ketik sejadinya dulu ya. 

Oke Nyonya-nyonya hamil sekalian, jadi yoga ini menurut saya termasuk yang penting banget untuk dilakukan selama hamil, why? Karena banyak gerakan yang bisa mengoptimalisasi posisi janin, yang sungsang dibikin ga sungsang, yang sempit diluaskan, yang belum turun bisa dibikin turun dengan yoga. Dan tentunya karena olahraga satu ini cukup membuat menggeh-menggeh, jadi bisa menyegarkan juga. Dan obrolan di kelas itu, bisa ngurangi back pain dan masalah-masalah lain selama kehamilan, yang ini saya kurang tau, karena alhamdullillah ga mengalami. 

Ini sebenernya bagian dari salah satu ikhtiar sih, usaha, jadi Nyonya Hamil itu beda-beda banget experience-nya. Ada yang ga mual dan muntah, ada yang iya, ada yang heart-burn, back pain, kaki bengkak, macem-macem lah, ada yang enggak. Begitu juga dengan lahiran, rejeki-rejekian, ada yang gampang, ada yang drama. Nah, kita nggak tau sebenernya kita yang mana, cuma ini salah satu. Kalo ternyata udah yoga, tapi tetep drama, yaudah pasrahkan, terima aja, Dedek Bayi maunya begitu. Banyak juga yang terbantu dengan ikut yoga, asli deh menyenangkan! 

Oke jadi saya memulai yoga ini dengan survey tempat yoga, setau saya di Jakarta ada di tiga tempat, saya sempet coba dua doang, karena yaitu, keburu ke Jogja. Yoga ini bisa dimulai dari 24weeks sampe bukaan satu juga boleh haha, untuk yang sering olahraga, dimulai less than 24weeks boleh. 

1. Nujuh Bulan Studio, lokasinya di Bintaro
Saya ambil kelas Introductory Workshop Prenatal Yoga. Jadwalnya setiap sabtu 13.00-14.30, biayanya 250ribu. Awalnya saya pikir perlu kelas intro karena saya bener-bener blank tentang prenatal yoga. Nah, disana diajarin macem-macem sih gerakan dasar. Tapi kalo nggak mau ikut juga ga papa sebenenernya. Tapi kalo mau kelas Prenatal Yoga di Nujuh Bulan, harus ikut kelas intro dulu.  Kelas Prenatal Yoga nya sendiri ada 4x seminggu, 225ribu sekali datang, dan lebih hemat kalo ambil paket. Dan Nujuhbulan ini termasuk yang super lengkap, ada couples yoga for birth, childbirth education class, breastfeeding and newborn care, postnatal yoga, fertility yoga, woman circle, sampai doula dan birth photo. Seru ya! Cek aja instagramnya @nujuhbulanstudio or email ke info.nujuhbulan@gmail.com, karena pas email minta info, aku dikasih info lengkap : deksripsi, jadwal, dan biaya. 

2. Pro-V clinic, lokasinya di Permata Hijau
Saya ambil kelas Prenatal yoga 3x disini, sepaket 420rb, kalo sekali dateng 150rb. Ini juaraaaa banget sih! Ku cinta banget yoga disini. Sayangnya cuma bisa 3x, karena hari terakhir saya yoga, malemnya saya ke Jogja karena udah 35weeks kan batas terbangnya. Huhuhu. I left my heart there. Jadi kelasnya super nyaman, karena cuma 7 orang, cuma ya itu antrinya duh drama kumbara, coba dulu deh, nanti mereka konfirmasi kok sehari sebelum, kita dapet enggak. Suasana kelasnya oke banget, temaram, dingin, dan musik yoga nya yang syahdu masuk ke relung jiwa. Beh! 

Apalagi bersama doula kesayang Nyonya Hamil se Jakarta, Mbak Mila. Aku 2x sama Mbak Mila, 1x sama Mbak Ocin. Jadi yoga disini dibagi tiga sesi, pemanasan dengan latihan napas dan ngobrol sama dedek bayi, dipandu sama Mbak Mila dengan suaranya yang serak-serak syahdu, biasanya di sesi ini, Adek nendang-nendang banget haha kesenenengan. Terus gerakan yoga yang heboh-hebohnya sampe mengucur keringat tes tes tes ke yoga mat, dan yang terakhir tinggal relaksasi, tiduran santai-santai sambil dengerin suara Mbak Mila memandu untuk afirmasi positif. Senang pokoknya! :) Membahagiakan. Sampe ada yang ketiduran segala, haha, terus habis yoga, boleh berenang kalo mau, saya kebetulan belom nyoba. Hiks. 

Nah disini kelasnya juga banyak banget, salah satunya yang penting adalah Holistic Childbirth Education for Gentle Birth, Hypnobirthing, Hyprnobreastfeeding gitu, biasanya sebulan 1-2x, harus banget booking cepet-cepet karena pasti full. Nah kalo ga dapet, bisa janjian kelas private aja sama Bu Lanny Kuswandi. Oiya, ada jasa doula juga kalo mau didampingi selama proses lahiran. Kalo mau cek bisa ke IG @provclinic, pengumuman mereka lengkap biasanya udah sama biaya, cara daftar, dan ngapain aja. 

3. Yoga Balance Yogyakarta, lokasinya di Hotel Puri Artha
Diasuh oleh Klinik Bidan Kita, Klaten
Nah jadi setelah di Jogja, saya yoga di yoga balance, setiap selasa ada jam8.30 dan jam10.30. Instrukturnya Bu Yessie, bidan paling hits se Indonesia Raya, belom pernah sih bareng Bu Yessie, dan Mbak Ita yang super care dan baik hati. Jadi yoga disini, subhanallah! Gerakannya 2-3x lipatnya di prov hahaha, capekk, ditekuk, tekuk, tekuk, wow... Bahaha. Mantap pokoknya! Kalo ke Klaten nya baru mau nyobain, tapi ya 11-12 karena instrukturnya sama. Nah, kalo di klinik bidan kita ini juga lengkap, ada kelas hypnobirthing, ada private, ada bermacam-macam pijat, periksa hamil, bisa lahiran disana juga atau homebirth, dan Bu Yessie ini emang keliling Indonesia, mostly Jakarta dan Klaten sih, untuk kelas private dan kegiatan lain yang berhubungan dengan Gentle Birth dan Yoga. Bu Yessie ini juga pengampu @keluargagentlebirth, dimana kita bisa join ke grup telegramnya dan nanti bisa diskusi disana + ada teleminar namanya, dimana Bu Yessie akan ngasih materi macem-macem. 

Nah untuk yang penasaran, boleh diliat-liat dulu disini :
1 http://www.bidankita.com/7169-2/
2 https://www.youtube.com/watch?v=i-WxX7RP-ms
3 https://www.youtube.com/watch?v=QGsJIm_MV7I

Selamat mencoba Prenatal Yoga ya Nyonya-nyonya Hamil! 
Setiap hariiiii yaaa... :)))